News & Events

Part 1. Event Mesh dan Industri Retail

Published on April 22, 2021

Menggabungkan Operasional Fisik dan Digital dari Supply Chain ke Toko dan Ecommerce, Baik Antar Lintas Lingkungan Maupun Antar Geografis

Dengan keberadaan toko online yang kian menjamur seperti produk yang dijual di website hingga membuka toko fisik, perusahaan ritel yang mentarget konsumen langsung, dan terdapat opsi baru seperti BOPIS (buy online pick-up in store), perusahaan ritel dituntut untuk menciptakan keunggulan daya saingnya dalam rangka melayani konsumen. Sebagian besar perusahaan ritel besar maupun analis percaya bahwa automatisasi dan perpindahan data diantara supply-chain, ecommerce dan toko sangat berpengaruh terhadap performa penjualan.

Part 1. Event Mesh dan Industri Retail

Berikut ini adalah kendala umum yang dapat memperlambat transformasi digital dilingkungan ritel:

  • Kecepatan adaptasi teknologi dalam menyesuaikan kebutuhan konsumen.
  • Sistem yang beragam dan silo serta legacy yang tidak terintegrasi satu sama lain.
  • Anggaran belanja.

Dengan event mesh, tantangan tersebut diatas bisa diatasi dengan berfikir secara:

  • Konsep baru yang intuitif untuk menggabungkan operasional secara fisik dan digital serta channels.
  • Pola arsitektur yang telah teruji kedepan yang cocok untuk teknologi yang terdistribusi dan bervariasi yang berjalan di lingkungan berbeda seperti no cloud, hybrid cloud, multi-cloud yang dapat saling berkomunikasi.
  • Menyiapkan strategi untuk memindahkan data antar operasi lintas back-end dan front-end secara real-time, event-driven, andal dan aman.

Transformasi Digital yang Sukses Membutuhkan Fondasi Arsitektur Event Driven yang Real-Time

Perusahaan ritel yang ingin merespon setiap kejadian dalam waktu yang real-time terhadap kesalahan sistem serta memprediksi kejadian yang tak diinginkan terjadi kedepan bisa menghindari permasalahan tersebut dan memanfaatkan peluang dengan arsitektur event driven.

Setiap event bisa dipicu berbagai sumber baik oleh aksi dari pengguna, sensor IoT, software maupun peralatan. Event terjadi antar lintas bisnis, dan diproses oleh private cloud, public cloud, on-premise atau hybrid cloud. Event bisa dihasilkan dan dikonsumsi secara proprietary atau open source pada SaaS, atau antar sistem yang beragam dan lingkungan.

Teknologi Diharapkan Bisa Membantu Akan Tetapi Sistem yang Ada Saat Ini Tidak Dirancang Untuk Bekerja Secara Real-Time dan Event-Driven

Sebagian besar teknologi, arsitektur, dan infrastruktur saat ini dirancang untuk menangani data statis vs. data dinamis, dan pemrosesan batch vs. pemrosesan berkelanjutan. Mereka dirancang untuk menanyakan secara manual apakah suatu event terjadi, alih-alih hanya diberi tahu secara otomatis tentang event tersebut. Sistem lama ini menciptakan gesekan yang dapat menurunkan kepuasan pelanggan, mengurangi efisiensi, meningkatkan biaya, dan menghalangi inovasi dan pertumbuhan.

Baca Juga: Event Mesh Solace - Part 1. Transformasi Digital Disektor Telekomunikasi

Arsitektur event-driven mendukung bisnis event-driven. Sebagian besar departemen IT telah mencoba untuk merancang pola desain arsitektur event-driven namun mereka mengalami berbagai kesulitan. Untuk menjadikannya lebih feasible diperlukan:

  • Cara untuk memberikan satu, beberapa atau sebagian besar aplikasi tentang event yang potensial terjadi antar lintas perusahaan.
  • Cara yang mudah bagi developer untuk merancang, mengambarkan, dan menemukan event pada suatu sistem.
  • Keahlian dan best practice didalam mengembangkan arsitektur event-driven.

Adapun perusahaan yang sukses menanggulangi semua tantangan tersebut memerlukan investasi yang sangat besar, baik dala hal waktu maupun uang. Bahkan perusahaan besar seperti capital market dan aviasi merasakan bahwa keuntungan yang didapat lebih sedikit daripada biaya yang telang dikeluarkan untuk menghadapi tantangan tersebut diatas.

Sedangkan perusahaan baru atau startup menyadari bahwa mereka harus membangun infrasturktur mereka dengan event-driven sejak dari awal. Akan tetapi sebagian perusahaan menyadari bahwa infrastruktur saat ini merupakan tantangan dalam transfromasi digital.

Event Mesh Merupakan Cara Baru untuk Meraih Operasional yang Real-Time dan Tingkat Responsive yang Memadai

Event mesh adalah lapisan infrastruktur yang mampu merutekan event dari mana event itu diproduksi serta di mana mereka perlu dikonsumsi - terlepas dari sistem, cloud, atau protokol yang terlibat. Jika Anda sudah terbiasa dengan service mesh, event mesh adalah konsep yang serupa namun dipicu oleh event.

Event mesh dibangun dengan mengkoneksikan event broker (messaging middleware modern) didalam dan antar lintas lingkungan berbeda, yang memungkinkan aplikasi disatu lingkungan menerima notifikasi event yang dibuat oleh aplikasi yang ada dilingkungan lain sepanjang aplikasi tersebut terhubung ke event broker terdekat (lokal).

Kesimpulan

Event mesh yang dibangun dengan Solace PubSub+ event broker bisa membantu industri ritel untuk:

  • Menyatukan proses operasional baik itu fisik dan digital serta channel-channel lainnya.
  • Membangun pola arsitektur yang teruji kedepannya sehingga cocok untuk beragam teknologi atau sistem yang terdistribusi diberbagai lingkungan seperti no-cloud, hybrid-cloud, multi-cloud yang dapat berkomunikasi satu sama lain.
  • Menyiapkan strategi untuk memindahkan data antar back-end serta front-end secara real-time, event driven, andal, dan aman.

Sumber:Solace

PT Strategic Partner Solution

  The Bellezza Shopping Arcade
    2nd Floor Unit SA15-16
    Jl. Arteri Permata Hijau, Kec. Kby. Lama
    DKI Jakarta 12210
  +62 812 8700 0879
  info@myspsolution.com

NETWORKING

Bandung

  Jl. Jend. Sudirman No. 757
    Bandung 40212
(62-22) 603 0590 (Hunting)
(62-22) 603 0967

Medan

  Kawasan Industri Medan Star
    Jl. Pelita Raya I Blok F No. 5
    Tanjung Morawa Km 19,2
    Deli Serdang 20362
  (62-61) 7940800
  (62-61) 7941990

Semarang

  Jl. Tambak Aji I / 6
    Komp. Industri Guna Mekar
    Semarang 50185
  (62-24) 866 3521
  (62-24) 866 3529

Surabaya

  Jl. Ngemplak No. 30
    Komplek Ambengan Plaza
    Blok B 35-37
    Surabaya 60272
  (62-31) 531 9635 (Hunting)
  (62-31) 531 9634

Lampung

  Perumahan Gunung Madu Plantation
    Jalan Pulau Morotai Blok B No. 1
    Kecamatan Sukarame - Tanjung Baru
    Bandar Lampung

Surakarta

  Jalan Melati No. 2,
    Kelurahan Purwosari
    Laweyan, Surakarta

Palembang

  Komplek Ilir Barat Permai
    Blok D.I. No. 31
    Kelurahan 24 Ilir, Palembang

Samarinda

  Jalan Ir. Sutami, Pergudangan Tahap II
    Blok S No.3B
    Karang Asam, Samarinda

Makassar

  Jalan Ir. Sutami,
    Komplek Pergudangan Parangloe Indah
    Blok C-II 3/6, Makassar

Pontianak

  Jalan Raya Wajok Hilir Km. 15,65
    Siantan, Pontianak