News & Events

Part 2. Event-Mesh pada Sektor Energi

Published on November 9, 2020

Reaksi dan Respon

Seseorang yang bertugas dilapangan/komandan lapangan akan mendapatkan notifikasi ketika suatu perubahan kecil terjadi pada event yang dapat menyebabkan suatu kegagalan yang lebih besar. Hal ini dapat membantu mereka untuk mencegah dengan merespon sesegera mungkin dibandingkan reaksi dadakan. Pada arsitektur event driven, sebuah aksi sangat erat kaitannya dengan kerangka waktu secara real-time. Jika suatu hal kecil terlewatkan maka akan berdampak pada resiko yang lebih besar sehingga suatu kasus harus dieskalasi dan menimbulkan citra negatif.

Part 2. Event-Mesh pada Sektor Energi

Sebagai gambaran, kita bisa mengambil skenario pada kapal selam yang memiliki pompa yang bisa dideteksi dan dianalisa dari event-event yang digenerate sehingga teknisi bisa mengidentifikasi pompa melalui indikator agar bisa di maintenance tepat waktu. Terkait waktu perbaikan pada mesin, teknisi tidak boleh berpatokan pada biaya yang dihabiskan buat perawatan, akan tetapi harus melihat dari perspektif ketersediaan suku cadang untuk meminimalisir downtime. Terlalu sering menghentikan mesin bekerja mengorbankan produksi barang sedangkan terlambat memaintain mesin berpotensi menimbulkan kegagalan dan memakan waktu lama untuk memperbaiki ulang.

Baca juga: Part 1. Event-Mesh pada Sektor Energi

Untuk itu Internet of Things pada industri (IIoT), predictive analytics, AI, ML dan robotic bisa menjadi solusi sebagai media untuk mengambil keputusan. Sehingga aksi yang tepat bisa diambil untuk mentrigger event lain bereaksi seperti notifikasi, sistem yang memproses atau yang sedang beroperasi. Ketika indikator mesin menandakan bahaya, sistem lain akan mencegah secara otomatis. Intinya setiap keputusan yang diambil sangat berdampak pada efisiensi maupun efektifitas suatu operasional perusahaan.

Data dan Event Silos: Penghalang Efisiensi

Event adalah cara untuk memecah kungkungan (silos), kumpulan data, atau rintangan untuk mencapai suatu performa. Sebuah peralatan mungkin terintegrasi dengan alat lain secara vertikal, akan tetapi bagaimana event sharing mesh bisa memberi manfaat yang lebih besar, global, horizontal dan vertikal? Lalu bagaimana event mesh bisa diandalkan dan pertukaran data secara efisien, mengalirkan event antar open standar seperti MQTT, AMQP, REST, JMS, Websocket, dan aneka Bahasa pemograman? Sebuah mesh mempemudah event untuk dipublish, disalurkan, dan dishare dengan sistem, proses, manusia, dan peralatan terkungkung lainnya yang mungkin saja diakibatkan oleh sebuah alat yang lambat performa, behavior dan outputnya.

Yang paling penting adalah kemampuan publish/subscribe pada mesh tidak mempedulikan sistem lain. Sistem hanya perlu mempublish apapun bentuk eventnya. Sebaliknya sistem lain hanya perlu subscribe ke event yang dibutuhkan saja secara otomatis agar sumber daya yang digunakan bisa lebih efisien. Tidak masalah event itu dimana, didalam kunjungan sistem, atau antar lapisan aristektur.

The Event Mesh

Kemampuan yang dijelaskan disini disebut dengan event mesh. Konsep ini telah bayak diadopsi oleh industri IT karna keuntungan yang didapat dari event mesh seperti kutipan dari Gartner berikut ini. "Event mesh mampu mengoptimalisasi dan mengatur interaksi aliran event. Optimisasi jaringan didistribusikan dengan event broker yang memfasilitasi infrastruktur event mesh untuk memungkinkan bisnis digital meningkatkan experience mereka. Event mesh bukanlah sebuah produk namun lapisan arsitektur untuk kapabilitas yang lebih besar.

Mengapa Event Mesh Merupakan Strategi Bisnis?

Event mesh terdapat didalam dan dibangun dengan advance event broker yang saling terhubung satu sama lain. Akan tetapi fitur penting apa saja yang bermanfaat untuk dijadikan sebagai strategi di sektor energi? Untuk memulai dari awal, event mesh harus:

  • Mendukung open standard, namun tidak sama dengan konsep open source. Dengan open standard akan membuat event mesh mencakup dan terkoneksi antar beragam aplikasi, sistem, silos (manajemen sistem yang tidak bisa beroperasi dengan sistem lain) technology untuk memaksimalkan kinerja enterprise. Kemudian perusahaan juga bisa mengimplementasikan strategi lain sebagai jalan keluar untuk menganti komponen event mesh broker dengan alasan apapun jika itu tidak memenuhi harapan dari customer.
  • Event mesh harus mengakomodasi open standard seperti AMQP, MQTT, REST, JMS dan Websocket dan juga open APIs seperti PAHO dan QPID. Selanjutnya open APIs tersebut harus bisa dipakai diberbagai framework seperti C,.NET, iOS, Java, JavaScript, JMS, Node.js dan framework populer seperti Spring.

Contoh Kasus

Sebuah solusi ketenagakerjaan pada supply chain berjalan dengan 6000 tablet portable atau smartphone mungkin memerlukan REST untuk berkomunikasi dengan aplikasi klien. Akan tetapi koneksi kesensor IoT dan emitor (salah satu elektrode pada suatu transistor) akan lebih baik jika menggunakan protokol MQTT, selanjutnya untuk bisa berkomunikasi dengan sistem ERP akan lebih cocok menggunakan AMQP atau legacy technology seperti JMS atau MQ. Dengan multi protokol dan event broker yang mendukung multi language akan meningkatkan inovasi baru untuk perusahaan dengan menyederhanakan dan memungkinkan para developer dan tim delivery fokus dengan solusi operasional agar lebih efisien.

Sumber: Solace

PT Strategic Partner Solution

  The Bellezza Shopping Arcade
    2nd Floor Unit SA15-16
    Jl. Arteri Permata Hijau, Kec. Kby. Lama
    DKI Jakarta 12210
  +62 812 8700 0879
  info@myspsolution.com

NETWORKING

Bandung

  Jl. Jend. Sudirman No. 757
    Bandung 40212
(62-22) 603 0590 (Hunting)
(62-22) 603 0967

Medan

  Kawasan Industri Medan Star
    Jl. Pelita Raya I Blok F No. 5
    Tanjung Morawa Km 19,2
    Deli Serdang 20362
  (62-61) 7940800
  (62-61) 7941990

Semarang

  Jl. Tambak Aji I / 6
    Komp. Industri Guna Mekar
    Semarang 50185
  (62-24) 866 3521
  (62-24) 866 3529

Surabaya

  Jl. Ngemplak No. 30
    Komplek Ambengan Plaza
    Blok B 35-37
    Surabaya 60272
  (62-31) 531 9635 (Hunting)
  (62-31) 531 9634

Lampung

  Perumahan Gunung Madu Plantation
    Jalan Pulau Morotai Blok B No. 1
    Kecamatan Sukarame - Tanjung Baru
    Bandar Lampung

Surakarta

  Jalan Melati No. 2,
    Kelurahan Purwosari
    Laweyan, Surakarta

Palembang

  Komplek Ilir Barat Permai
    Blok D.I. No. 31
    Kelurahan 24 Ilir, Palembang

Samarinda

  Jalan Ir. Sutami, Pergudangan Tahap II
    Blok S No.3B
    Karang Asam, Samarinda

Makassar

  Jalan Ir. Sutami,
    Komplek Pergudangan Parangloe Indah
    Blok C-II 3/6, Makassar

Pontianak

  Jalan Raya Wajok Hilir Km. 15,65
    Siantan, Pontianak